Singkil - Kabar hilangnya seorang sopir travel, Sapriadi (27) bersama mobil yang dia kemudikan beredar viral di media sosial tiga hari terakhir di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh.

Keluarga korban juga menurut informasi yang dihimpun Tagar, sudah melaporkan peristiwa hilangnya korban ke Satuan Reskrim Polres Aceh Singkil. Namun belum ada laporan resmi dari pihak kepolisian soal nasib korban.

Sapriadi dan mobil yang dia kemudikan Toyota Kijang Krista warna hitam BL 1356 RZ dilaporkan raib sejak Sabtu 1 Juni 2019 malam, di area PT Perkebunan Lembah Bakti, anak perusahaan PT Astra Agro Lestari.

Sapriadi warga Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah itu dikabarkan menghilang saat menjemput penumpang di area perkebunan Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara.

Peristiwa ini kemudian viral di media sosial setelah diposting di Facebook oleh pemilik akun Lisa Iwan. Lisa merupakan keluarga korban

"Assalamualaikum wr..wr mohon bantuan nya kawan- kawan semua mana tau ada rekan2 yg nampak mobil kijang krista warna hitam Bl 1356 RZ. Tolong ditangkap karena mobil itu dilarikan sama orang dan keponakan saya disandra didalam mobil itu," demikian tulis akun bernama "Lisa Iwan" di beranda Facebooknya.

Hal itu berdasarkan pantauan jejak GPS, lokasi mereka diperkirakan berada di wilayah Sibolga, Sumatera Utara

Dia juga menambahkan, korban terakhir menjemput penumpang di seputaran perkebunan Astra, Kampung Barudari pada pukul 20.00 WIB.

Dia tulis, mobil dan penumpang diperkirakan dibawa menuju arah Kota Sibolga, Sumut. "Bagi yang mengetahui hubungi HP: 0823 6223 5215," tulis Lisa dalam postingannya.

Sementara itu Kepala Desa Sianjo-anjo Mahya Manik, dihubungi membenarkan warganya atas nama Sapriadi hilang diduga korban penculikan.

Menurut keterangan keluarga korban, kejadiannya Sabtu 1 Juni 2019 malam. "Bahwa informasi yang saya terima, Sapriadi saat itu sedang menjemput sewa di kawasan jalan raya yang kiri kanannya banyak ditumbuhi pohon kelapa sawit perkebunan PT Lembah Bakti," ujar Mahya.

Kawasan itu, kata dia sama sekali tidak ada pemukiman warga. Sapriadi juga berulang kali dihubungi ke ponselnya, namun tidak aktif. "Tapi nomor penumpang yang mau dijemputnya kala itu, ponselnya aktif namun tak diangkat," kata Mahya.

Hingga saat ini, kata Mahya, belum ada kabar keberadaan Sapriadi. Keluarga panik dan sudah melakukan pencarian ke beberapa wilayah.

Sementara itu, pada Senin 3 Juni 2019, rekan korban bernama Rizal Manik menuturkan, mobil yang dikemudikan Sapriadi berada di Kota Sibolga, Sumut.

"Hal itu berdasarkan pantauan jejak GPS, lokasi mereka diperkirakan berada di wilayah Sibolga, Sumatera Utara," kata Rizal Manik, rekan satu profesi Sapriadi di Singkil.[]

Baca juga: