Jakarta - Perusahaan raksasa teknologi Google kembali mencoba menghadirkan inovasi pelayanan kepada pelanggan setia mereka. Kali ini, layanan pesan singkat (SMS) bakal mengalami evolusi besar dengan dukungan teknologi RCS. Dengan cara itu, pengguna dapat menikmati pengalaman berkirim pesan, seperti WhatsApp atau I-Message, dalam fitur SMS.

RCS merupakan singkatan dari Rich Communication Services, yang artinya sebuah layanan berkomunikasi yang multifungsi. Seperti namanya, teknologi ini memungkinkan pengguna mengirimkan secara gratis pesan teks, sambungan komunikasi suara atau video, file berukuran besar, lengkap dengan pilihan emoji atau sticker, melalui fitur SMS yang tertanam dalam ponsel pintar.

Kegiatan berkirim pesan SMS telah ada sejak era Pager dan belum pernah mengalami perubahan berarti. SMS sempat mengalami sedikit perubahan kala tekonologi Multimedia Messaging Service (MMS) ditemukan. Saat itu, pengguna SMS dimungkinkan saling berkirim gambar atau suara apabila ponsel mereka terkoneksi internet. Namun pada akhirnya, aktifitas berkirim pesan melalui SMS masih dijalankan dengan cara tua seperti itu hingga sekarang.

Seiring kemajuan dunia digital dan konektivitas internet, budaya dan gaya berkirim pesan kemudian mulai digantikan dengan hadirnya para penjaja aplikasi pesan singkat semisal WhatsApp, Facebook Chat, Line, BBM dan sebagainya. Kini, Google tengah berusaha mengembalikan kejayaan fitur SMS, seperti saat teknologi tersebut baru muncul ke pasaran.

Kurang Dukungan

Sejatinya, teknologi RCS telah diperkenalkan dan sudah diterapkan pada beberapa perangkat selular sejak beberapa tahun lalu. Namun, kurangnya dukungan dari Asosiasi GSM (Global System for Mobile Communications Association atau GSMA) menjadikan perkembangan RCS terkendala.

GSMA tidak membuat perusahaan menggunakan aturan dan standar terkait teknologi RCS. Semua hal tentang itu tergantung pada operator dan perusahaan yang membuat perangkat lunak, serta tidak semua perusahaan yang terlibat menggunakan standar dengan cara yang sama.

Tahun 2017, majalah teknologi The Verge melaporkan beberapa operator di AS dan Eropa seperti Sprint, Rogers, Telenor, and Vodafone, Orange, Deutsche Telekom, dan Globe. Pasalnya, beberapa perusahaan itu sempat memasang Android Messages pada perangkat ponsel yang di-bundling dengan layanan dari operator mereka.

Sementara perusahaan ponsel pintar semisal LG, Motorola, Sony, HTC dan Nokia juga sempat berencana membuat aplikasi SMS Custom yang mendukung RCS. Google Pixel dan Android One bahkan secara default akan menggunakan Android Messages.

Meskipun begitu, belum semua operator mau mengaplikasikan layanan mereka dengan fitur yang mendukung teknologi RCS. Di Amerika Serikat, operator besar seperti Verizon, T-Mobile dan AT&T juga belum mau memberikan dukungannya.

Saat ini empat operator utama di Amerika telah mendukung RCS dalam berbagai cara. Diantaranya adalah dengan berupaya mengadopsi apa yang dikenal sebagai Profil Universal untuk RCS yang akan membuat semua SMS bekerja dengan cara yang sama, tidak peduli layanan atau aplikasi mana yang digunakan.

Apakah RCS Aman bagi Data Pribadi Pengguna?

Pesan RCS tidak dienkripsi dari ujung ke ujung. Pesan hanya akan dienkripsi selama transit dari pengguna ke penyedia layanan (Google atau operator) dan sebaliknya. Namun yang merugikan bagi pengguna adalah penyedia layanan yang memiliki akses terhadap pesan milik kita.

Pihak Google mengatakan pesan akan dihapus setelah diterima, tetapi lampiran dapat ditahan sampai semua penerima mengunduhnya. Kelak enkripsi ujung ke ujung memang akan ditambahkan ke RCS. Sebelum itu terjadi, pengguna harus menyadari bahwa penyedia layanan akan memiliki akses ke pesan yang dikirim maupun diterima.

Belum diketahui kapan layanan tersebut akan sampai ke Indonesia. Hingga kini Google dan para operator layanan, serta perusahaan ponsel pintar terus berargumen perihal kapan fitur itu dapat diluncurkan secara global. Meskipun begitu, Google masih terus memperbaiki layanan terbarunya ini.

Kabar gembiranya, The Verge melaporkan pengguna Android di Inggris dan Perancis bisa menggunakan ke layanan RCS Chat yang disediakan langsung oleh Google akhir bulan Juni ini. Pengguna tidak perlu menunggu dukungan operator di negara itu. []

Baca juga: