Jakarta - Penelitian terbaru Alvara Research, menunjukkan lima aplikasi populer di kalangan milenial. Generasi kekinian ini menjadi salah satu kelompok yang memiliki andil besar dalam perjalanan layanan digital atau e-commerce. 

Layanan e-commerce yang paling banyak digunakan milenial meliputi layanan transportasi, pesan antar makanan, pemesanan hotel dan tiket, pembayaran digital, dan belanja. 

Dari lima kategori, aplikasi asal dalam negeri memimpin empat dari lima segmen pasar. Hanya aplikasi layanan belanja online yang dipimpin oleh pemain dari luar negeri.

Hal ini diungkapkan oleh CEO dan Founder Alvara Research, Hasanuddin Ali dalam diskusi media yang diselenggarakan pada Selasa, 9 Juli 2019 di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan. 

Hasil penelitian Alvara menunjukkan dari lima layanan e-commerce yang paling digemari kelompok milenial, Go-Jek tercatat memimpin tiga dari lima sektor aplikasi, dengan rincian sebagai berikut:

1. Aplikasi Transportasi

  • Generasi milenial tercatat sebagai kelompok umur yang paling banyak menggunakan aplikasi transportasi online. Setidaknya 32% dari kelompok milenial menjadi heavy users atau menggunakan layanan aplikasi transportasi lebih dari 1 kali dalam seminggu. Dalam layanan transportasi online, aplikasi Go-Jek menjadi pemimpin pasar dengan perbandingan persentase mencapai 70.4% dan Grab 45.7%. (Dengan temuan responden menggunakan lebih dari 1 merek aplikasi untuk jenis layanan yang sama).
  • Gambaran konsumen terhadap Go-Jek berkaitan dengan kualitas layanan adalah Mudah Digunakan (13.9%), Lebih Cepat (11.2%), dan Aplikasi Termurah (8.8%). Sementara responden yang menggunakan Grab diasosiasikan dengan banyak promo dan harga lebih murah yang terdapat dalam persepsi Aplikasi Termurah (13.3%), Promosi Banyak (12.1%), dan Mudah Digunakan (11.7%).
  • Mayoritas responden yang menggunakan kedua aplikasi (dual uiser) menilai Go-Jek lebih bisa diandalkan dan memiliki layanan yang lebih lengkap.
  • Responden lebih merekomendasikan menggunakan Go-Jek daripada kompetitornya dengan skor net promoter (NPS) 18.9.

2. Aplikasi Pesan-Antar Makanan

  • Layanan Go-Food dari Go-Jek mendominasi pasar layanan pesan-antar makanan online karena lebih banyak digunakan konsumen sebesar 71.7%, daripada layanan GrabFood dari Grab yang hanya mencapai 39.9% (responden menggunakan lebih dari 1 merek aplikasi untuk layanan yang sama).
  • Mayoritas milenial lebih menggunakan Go-Food atas dasar kualitas layanan yang ditawarkan. Sementara Grab-Food diasosiasikan sebagai layanan yang memiliki harga murah dan banyak promo.
  • Konsumen lebih banyak merekomendasikan Go-Food dengan skor net promoter 14.9.

3. Aplikasi Pembayaran Digital

  • Kesadaran Merek atau Brand Awareness Go-Pay mencapai 100% di kalangan milenial. Angka layanan yang dimiliki perusahaan Go-Jek ini mengungguli kompetitor yang lain seperti OVO yang melakukan asosiasi dengan Grab (96.2%), Dana (50.3%), PayTren (47%), dan LinkAja (35%).
  • Sebanyak 67.9% responden menggunakan layanan Go-Pay lebih banyak daripada layanan aplikasi sejenis.
  • Konsumen juga lebih mempromosikan Go-Pay daripada aplikasi layanan pembayaran digital sejenis dengan skor net promoter 14.3.

4. Aplikasi Pemesanan Hotel dan Tiket

  • Traveloka menjadi aplikasi yang paling banyak digunakan untuk pemesanan hotel dan tiket dengan persentase sebesar 79.8%, disusul Tiket.com sebesar 8.9%, dan Blibli.com sebesar 5.6%.
  • Alasan responden memilih Traveloka karena banyak promo, terutama pada saat menjelang libur nasional. Sementara Tiket.com dan KAI Access dipilih karena dianggap lebih mudah digunakan.
  • Traveloka juga memiliki net promoter yang lebih baik daripada kompetitor.

5. Aplikasi Belanja

  • Dua aplikasi belanja online asal Singapura, Lazada dan Shopee mengungguli segmen pasar ini sebagai layanan yang paling sering digunakan oleh masyarakat milenial di Indonesia sebesar 47.9% (Lazada) dan 32.2% (Shopee). Sementara layanan belanja online asal Indonesia, Tokopedia sebesar 15.4% dan Bukalapak 14.4%. (Responden memilih atau menggunakan lebih dari 1 merek aplikasi layanan sejenis).
  • Masyarakat milenial lebih memilih Lazada karena kemudahan fitur bayar di tempat (Cash On Delivery / COD), Shopee dipilih dengan alasan ongkos kirim gratis. Sementara Tokopedia dan Bukalapak diasosiasikan sebagai aplikasi belanja terkenal.
  • Namun, millenials lebih merekomendasikan Shopee dan Tokopedia dengan skor net promoter sebesar 11.7 (Shopee) dan 9.3 (Tokopedia). []