Pinrang - Hari Kamis, 20 Juni 2019 seorang gadis berumur 16 tahun mendatangi kantor Polres Pinrang, Sulawesi Selatan guna melaporkan kasus yang menimpa dirinya.

Gadis yang bekerja sebagai pelayan warung makan itu ditimpa nasib malang lantaran mengalami pemerkosaan oleh lima orang.

Dengan nomor registrasi perkara LP/264/VI/2019/SPKT, tanggal 20 Juni 2019, tentang dugaan tindak pidana menyetubuhi anak di bawah umur, Polres Pinrang langsung bergerak cepat melacak keberadaan para pelaku.

Artikel lainnya: BPJS Belum Bisa Cover Korban Pemerkosaan dan Tindak Kriminal

Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Praditya Negara mengatakan, pihaknya telah meringkus empat orang pelaku, satu masih dalam pencarian.

"Semalam sudah ditangkap empat orang pelakunya, satu orang lagi katanya masih buron," kata dia kepada Tagar, Jumat 21 Juni 2019.

Terpisah, korban menceritakan kronologis kejadian yang menimpanya. Kata dia dari lima orang itu, satu diantaranya dia kenal kurang lebih satu bulan lalu lewat media sosial. "Awalnya kami kenalan di Facebook," tuturnya.

Dari situ, lanjutnya, mereka komunikasi hingga pelaku datang menjemputnya di warung tempat korban bekerja. Tak ada rasa curiga, korban mengikuti pelaku.

Artikel lainnya: Kenal di Facebook Berakhir Kematian di Hotel

"Dia jemput di warung. Saya kira orang baik-baik, jadi saya ikut saja," paparnya

Korban mengatakan, pelaku yang dikenal lewat Facebook berinisial ER, sempat membawanya berkeliling. Setelah itu mereka singgah di sebuah rumah kosong. Di sanalah korban diperkosa ER dan empat temannya.

"Ternyata di sana ada empat orang temannya. Saya dipaksa dan diperkosa tidak bisa melawan," ujarnya.[]